GOLODOG GOLOPRAK

Kerangka Kerja Pendidikan Inklusi

Fenomena hasil pendidikan yang terlihat pada kehidupan sehari-hari saat ini:

  1. Meningkatnya ketidaksetaraan dalam berbagai bidang: kesejahteraan, kesempatan, keadilan.
  2. Adanya pembagian ruang antara pendidikan untuk anak orang kaya/miskin, anak cerdas/bodoh, anak berprestasi/lemah, anak berkebutuhan khusus/umum, sekolah swasta/negeri,
Baca lebih lanjut

9 Mei 2011 Posted by | Keterampilan Mengajar, Kurikulum, Manajemen Anak, Manajemen Sekolah, Pendidikan | , , , | Tinggalkan komentar

Pelatihan Guru Profesional

Anda perlu pelatihan seputar dunia pendidikan abad 21?

Ikuti pelatihan PROFESIONALISME GURU bersama

SERIAL PELATIHAN GURU – BEE CENTRE:

PROFESIONALISME  GURU DALAM MENANGANI ANAK

PENDAHULUAN:

Kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Sementara sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, karakter serta keterampilan. Ketiga faktor tersebut tidak bisa  dibentuk secara instan,  tetapi  melaui proses yang berkelanjutan dari semenjak dini (usia balita) hingga dewasa. Pendidikan merupakan bagian terintegrasi dengan proses tersebut sehingga menjadi penting bila guru, kurikulum, dan program kegiatan pembelajaran haruslah sinergi dan berkualitas untuk menghasilkan anak-anak  kompeten di masa depannya. Baca lebih lanjut

9 Mei 2011 Posted by | Keterampilan Mengajar, Kurikulum, Manajemen Anak, Manajemen Sekolah, Pendidikan | , , , , , , | 1 Komentar

Ayo, Bermain Sambil Belajar!

Metode pembelajaran yang paling sesuai dengan jenjang pendidikan KBTK adalah adalah bermain. Tanpa disadari sebenarnya mereka pun sedang belajar secara menyenangkan. Anak KBTK sangat tidak disarankan untuk mulai belajar berhitung, membaca atau menulis secara formal. Tugas pokok mereka adalah mengembangkan aspek tumbuh kembang dalam bidang afektif dan motorik seperti berikut ini:

1. emotional development: kesabaran, tanggung jawab, percaya diri, dll

2. social development: kebesamaan, empati, komunikasi, berbagi, dll

3. moral development: sportivitas, jujur, menghormati, menghargai, baik/buruk, dll

4. creative development: ekspresi, imajinasi, problem solving, eksplorasi, seni, wawasan, dll

5. imaginative development: bermain peran

6. physical development: motorik kasar dan halus

Selengkapnya dan artikel lainnya di mutiaraendah

21 Februari 2010 Posted by | Kurikulum, Pendidikan | , | 1 Komentar

Belajar Terintegrasi?!

Kurikulum pendidikan di Indonesia sangat padat. Jumlah pelajaran dan bobot materi sangat berat sudah mulai diberikan dari mulai TK sampai SMA. Tidaklah mengherankan jika siswa dan guru harus “berlari sprint” untuk dapat merampungkannya tepat waktu. Jam belajar efektif pun kadang tidak sesuai dengan kalender akademik yang ditetapkan, karena kendala lapangan yang dihadapi oleh guru.   Baca lebih lanjut

12 Februari 2010 Posted by | Keterampilan Mengajar, Kurikulum, Pendidikan | , , | 1 Komentar

Penilaian Belajar yang Efektif

Penilaian merupakan aspek penting dalam pelaksanaan pendidikan. Penilaian menjadi acuan bagi sekolah, guru, siswa dan orang tua untuk melakukan evaluasi terhadap proses belajar, kompetensi guru, konsep sekolah, program serta kurikulum. Ada 12 prinsip dasar penilaian belajar yang efektif, yaitu:

  1. Penilaian bertujuan untuk membantu siswa belajar. Dalam pendidikan, penilaian memiliki dua tujuan utama yaitu sebagai bagian dari sistem pengakuan keberhasilan pencapaian akademik dan membantu perkembangan belajar siswa. Kedua tujuan tersebut saling terkait, akan tetapi ulangan harian merupakan penilaian yang paling efektif terhadap proses pembelajaran harian. Baca lebih lanjut

6 Februari 2010 Posted by | Keterampilan Mengajar, Kurikulum, Manajemen Sekolah, Pendidikan | , , | 1 Komentar