GOLODOG GOLOPRAK

Memperpanjang KTP di Kota Bandung

Siapkan

  1. surat pengantar dari RT/RW
  2. formulir perpanjangan KTP dari kelurahan (baru kali ini tidak ditanya mau diurus sama petugas kelurahan atau sendiri)
  3. foto kopi kartu keluarga
  4. KTP asli
  5. serahkan ke-3 dokumen tersebut ke kecamatan

Nah ceritanya baru dimulai:

Awalnya sih, karena tidak tahu saya langsung ke kelurahan. Ketika tiba di sana langsung badan saya dilumat oleh seorang mata seorang ibu dan tiga orang bapak–petugas kelurahan, kemudian baru ditanya mau apa dan seterusnya. Kemudian diberi persyaratan seperti tertulis di atas.

Setelah dari kelurahan kemudian ke ketua RT, kemudian ke kantor kecamatan. Kata petugas yang menerima, waktunya sekitar 1 minggu.  Saya iyakan saja.

Setelah satu minggu lewat satu hari saya datang ke kecamatan, menanyakan apakah KTP-nya sudah jadi.  Ternyata KTP-nya tidak ada di situ.

Kemudian berbincang-bincang dengan petugas kecamatan, bahwa kata petugas kecamatan yang lain (saat menyerahkan dokumen), waktu yang diperlukan untuk membuat KTP 1 minggu, dia tersenyum simpul, memalingkan muka ke samping, berkata “Ah..!” (Saya menafsirkan bahasa tubuhnya: sungguh keterlaluan petugas yang menerima dokumen yang menyatakan waktunya 1 minggu, padahal waktunya tidak selama itu…! Mungkin hanya 1-2 hari)

Setelah diperiksa ternyata KTP saya terbawa petugas kelurahan, langsung saya pergi ke sana.

Kesimpulan:

  1. Petugas kelurahan kelihatannya melihat-lihat orang dulu, apakah orang yang akan memperpanjang KTP mau mengurus sendiri atau dibantu oleh petugas kelurahan
  2. Petugas kecamatan pun “memancing” dengan waktu yang panjang–1 minggu dengan asumsi kita menawar waktu–terutama yang terburu-buru, sehingga kita mengeluarkan uang pelicin.
  3. Kinerja birokrasi yang tidak jauh berubah.  Slogannya bagus: “Memberikan Pelayanan Prima”, tapi oknum petugasnya masih berpikir: “Kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah…!”
  4. Untuk yang memperpajang KTP, uruslah sendiri (di kota bandung tanpa biaya), jangan memberikan peluang oknum petugas untuk tidak profesional.
  5. Untuk petugas birokrasi berhati-hatilah, bersikaplah profesional.

15 April 2010 - Posted by | Pengalaman | , ,

1 Komentar »

  1. salam perdamaian pak🙂

    Komentar oleh jadwal liga | 22 Oktober 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: