GOLODOG GOLOPRAK

PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA

Setelah 5 bulan siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar maka guru harus menyiapkan laporan hasil belajarnya. Hampir bisa dipastikan bahwa rata-rata sekolah memberikan penilaian hasil akademik berdasarkan nilai  ulangan, tugas serta kemampuan praktik. Kalaupun ada narasi di rapot angka hanya berupa kalimat:

  • sudah tercapai/menuntaskan kompetensi dasar,
  • belum mencapai,
  • baru tercapai.

Orang tua kadang kebingungan bila membaca laporan tersebut karena hasil penilaiannya berdasarkan akumulatif angka. Mereka tidak mendapatkan informasi apakah anaknya mendapatkan nilai terebut pada seluruh kompetensi dasar/hanya satu kompetensi dasar/ satu atau beberapa indikatornya saja. Oleh karenanya sangat penting sebenarnya untuk mencantumkan kompetensi dasar dan indikator di dalam rapot. Hal ini sangat bermanfaat bagi  orang tua yang akan  membantu anaknya belajar di rumah. Selain itu hal ini juga dapat mengantisipasi siswa yang belum menuntaskan materi di semester tersebut maka guru dapat menguji siswa tersebut pada bagian-bagian yang perlu diujikan tidak menjadi paket pelajaran. Di beberapa sekolah swasta yang memiliki konsep pendidikan berorientasi pada proses, lebih memilih format laporan penilaian narasi di samping angka. Biasanya pada rapot narasi mencantumkan:

  1. mata pelajaran,
  2. sub pelajaran,
  3. kompetensi dasar,
  4. indikatornya,
  5. nilai usaha dan pencapaiannya.

Kemudian dalam narasi tersebut guru dapat menerangkan performa siswa dalam mengikuti pelajaran mulai dari motivasi, apresiasi, kritik/saran dan juga solusi untuk meningkatkan kemampuan akademik/sosial emosi/perilaku/keterampilan siswa. Penilaian seperti sangat adil dan menggambarkan kemampuan siswa secara utuh serta menunjukkan bahwa guru memiliki perhatian terhadap anak didik bukan sekedar mengajar/memberi angka-angka tanpa makna.

Sangat disadari bagi kelas dengan anggota siswa yang banyak akan menyulitkan guru. Tidak bisa dipungkiri dalam membuat laporan narasi seperti ini dibutuhkan konsentrasi, ditunjang data hasil pengamatan proses belajar pada individu yang akurat.  Mungkin salah satu cara agar penilaian hasil belajar dapat lebih informatif serta transparan bagi orang tua dan siswa adalah dengan melampirkan rubrik penilaian selain rapot angka. Dalam rubrik tersebut guru dapat menuliskan berbagai aspek yang menjadi inti penilaian di rapot. SEMOGA BERHASIL!

Note:

Artikel lain kunjungi http://mutiaraendah.wordpress.com

8 Desember 2009 - Posted by | Keterampilan Mengajar, Kurikulum, Pendidikan | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: