GOLODOG GOLOPRAK

Tukang Beca di Pangandaran (Part 2)

Setelah selesai berenang di pantai barat, jalan-jalan dulu di sepanjang pantai timur yang sudah diberi pemecah gelombang.  Ada yang main jetski dan banana boat. Ada nelayan yang menarik jaring, padahal ikannya sudah pada kabur entah kemana. Setelah puas kembali ke jalan utama. Matahari sangat terik sinarnya. Jarak dari sana ke tempat naik bis untuk pulang tidak terlalu jauh, tetapi karena udara sangat panas, ya terpaksa naik beca.

Di seberang ada tukang beca. “Mang, sabaraha ka jalan raya?”.  “Lima belas ribu,… pas!” (Mahal pisan… Pantesan tukang beca bisa punya HP. Coba bayangkan, dapat sepuluh penumpang saja sudah dapat Rp 150 ribu…)

5 Agustus 2009 - Posted by | Pengalaman

1 Komentar »

  1. Wew.. Kena deh..

    Abang becaknya pake argo kuda buat Turis kli Gan..hehe..

    Salam kenal Gan..
    Salam Anak Bangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/08/04/wew-dapet-recehan-sambil-maen-facebook-tipuankah-ini/

    Komentar oleh celotehanakbangsa | 6 Agustus 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: