GOLODOG GOLOPRAK

Tukang Beca di Pangandaran (Part 1)

Bertiga kami turun di terminal Pangandaran.  Sengaja menghindar dari tukang beca, berjalan ke depan terminal lalu menyeberang jalan. Beberapa saat berjalan kami berubah pikiran. Daripada jalan kaki (lumayan jauh) mending naik beca. Dari kejauhan ada tukang beca sedang berdiri di samping becanya. Kemudian kami dekati.

“Pak mau ke pantai timur berapa?”  Tukang beca mengangkat tangan kiri memberikan isyarat bahwa minta tunggu dulu. Saya ternganga, tangan kanannya sedang memegang HP.  Sedang bicara. Halo….halo…

31 Juli 2009 - Posted by | Pengalaman

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: