GOLODOG GOLOPRAK

Memperpanjang STNK+BBN di Bandung Tengah

Setelah mengontrak gedung di Jl. Suci, PHH Mustappha, akhirnya Samsat Kota Bandung Tengah menempati gedung sendiri yang megah di Jl. Kawaluyaan, (dari Jl Kiaracondong belok ke kiri ke Jl. By Pass Sukarno-Hatta), dekat Metro Trade Center (MTC), entah kapan pindahnya.  Kebetulan bulan mei ini saya memperpanjang STNK, sekaligus ganti nama (BBN) sepeda motor Karisma x 2005 (BBN+pajak=Rp 342.500). Saya ingin mencoba mengurus sendiri.  Biasanya sih memakai biro jasa.

Sediakan :

1.  BPKB,

2. STNK,

3. kwitansi pembelian motor,

4. ktp pemohon (nama yang akan tercantum di STNK)

Sampai di front office, saya utarakan niat saya ke Bapak Polisi.  Saya disuruh cek fisik dulu di lantai bawah. Setelah memeriksa dokumen menyuruh ke bagian Gudang Arsip dulu (naik ke front office, belok kanan, turun ke bawah).  Kata petugas Gudang Arsip motor saya keluaran 2005, jadi harus ke Samsat Bandung Timur di perempatan Jl Kiaracondong Sukarno Hatta. Lalu saya ke Samsat Bandung Timur, meminta fotokopi arsip.  Tak ada fotokopi, yang ada hanya verifikasi/tanda tangan.  Kemudian balik lagi ke Samsat Bandung Tengah.  Masuk lagi ke gedung arsip, dari sana baru ke bawah untuk cek fisik.  Sampai saat itu saya sudah menghabiskan waktu satu jam, orang-orang yang ada di sekitar ruangan cek fisik (saya fikir para calo) sampai “marelong”,  rasakeun bolak-balik, siah…mun ku aing diurus mah santai!”

Setelah cek fisik baru naik lagi ke atas menyerahkan berkas ke bagian BBN, bayar, dan foto kopi lagi dokumen, menghabiskan waktu setengah jam.

Kesimpulan:

1. birokrasi masih dipertahankan berbelit-belit, tidak computerized

2. petugas front office tidak memberikan informasi yang efisien (lihat perbandingan di Bank)

3. setelah mencoba mengurus sendiri, saya rasakan tidak ada perubahan perilaku yang signifikan dari petugas untuk berusaha memberikan “pelayanan prima”  walaupun di depan terpampang tulisan yang sangat besar “SAMSAT BANDUNG TENGAH BEBAS CALO”

About these ads

10 Mei 2010 - Posted by | Komputer, Pengalaman | , ,

19 Komentar »

  1. pengen ahhh,,, mau perpanjang umur,,, hehe..

    Komentar oleh celoteh | 10 Oktober 2010 | Balas

  2. Terima kasih untuk infonya. Sekedar berbagi ini tulisan saya tentang Bayar Pajak di Samsat Bandung Timur

    Komentar oleh Hikmat Surya Permana | 5 Februari 2011 | Balas

  3. tidak ada alasan bikin plat nomor kehabisan bahan

    Komentar oleh r.eko.s | 29 April 2011 | Balas

  4. saya juga mau ganti plat nomor nih bln juli ini habis,tapi ktp nya sdh habis di denda ga yah?

    Komentar oleh mulyana | 7 Juli 2011 | Balas

  5. gantinya ktp: kartu keluarga, SIM

    Komentar oleh Agus RN | 12 Juli 2011 | Balas

  6. kumaha samsat bandung tengah toledor pisan, jadi waktu saya 2 jam leungit.. cing ati-ati gaweteh atuh

    Komentar oleh Gugun Gunawan | 22 Agustus 2011 | Balas

  7. indonesia teaa atuhhhh

    arapal mereun

    Komentar oleh hapid | 13 Desember 2011 | Balas

  8. Saya tinggal di jalan Dago masuk samsat bandung tengah? Di Pr dua hari yang lalu ada pengumuman untuk melaporka kalau kendaraan ganti pemilik atau dijual : pertanyaan saya kemana lapornya? dan bagaimana bentuk laporannya? apakah bisa peremail? saya tunggu infonya pak.
    Salam,
    andreanus

    Komentar oleh andreanus a.s. | 20 Desember 2011 | Balas

    • langsung di BBN aja….biar tenang….kalo ga coba lapor dulu ke INFOLAHTA DI POLDA JABAR

      Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas

  9. saya sedang membayar pajak,BBN,dan perpanjangan STNK..
    Tp knapa harus dipermainkan ea??
    Bolak balik..ke loket 1..trs suruh nunggu..uda 2 jam..nunggu..ternyata..
    Pas ditanyain lg..berkas_a jja dibuang..
    Uda lama ngantri..ternyata berkas_a gx diurusin..
    Kecewa pisan…
    Malah keburu istirahat..
    Disuruh datang lg jam 1..mana mau masuk kerja jam2..saaabbaarrr…!!!

    Komentar oleh read one | 27 Desember 2011 | Balas

    • tegur aja petugasnya……harus di gituin dulu baru dilayani…sistem yang aneh

      Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas

  10. Mohon saran ma rekan2 neh…Aku melakukan keteledoran. Kurang lebih satu tahun yang lalu stnk mobil abis…diurus di Samsat Kawaluyaan. Pas beres …terlalu excited..jadi teledor ga cek dulu kelengkapan..perasaan udah komplit. Nah..parahnya karena mobil jarang dipake…walhasil pas sekarang mo bayar pajak…ternyata STNK ga ada…setelah dicari dan dipikir pikir, kemungkinan pas dulu terima di Samsat cuma SKPD tapi STNKnya ketinggalan di Samsat. Gimana ya caranya nanyain kesana…kali aja ada emailnya…abis males kalo langsung kesana…aku tinggal di subang sekarang. tolong bantu ya…makasih

    Komentar oleh rinjani70 | 8 Januari 2012 | Balas

    • mendingan buat duplikat aja…..dari pada harus bolak balik ke bandung….belum lagi di samsatnya banyak aturan yang ga jelas….dipersulit

      Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas

  11. Peraturan tiap daerah beda2,semisalna di DKI,kalau alamat pindah masih di DKI tdk usah mutasi kalau masih penduduk DKI.Tdk tahu kalau di Bandung,apakah harus mutasi padahal alamat masih di Bandung.

    Komentar oleh Mumus Mustikahadi | 5 April 2012 | Balas

  12. bandung tengah kawaluyaan bagian arsip sangat mengecewakan, untuk pengambilan berkas saja harus tunggu 2 minggu dengan alasan arsipnya numpuk, ( apaan tuch ? kerjanya molor……)
    saya harap ada yang membaca dari pihak media massa dan kepala bagian pengaduan samsat bandung tengah kawaluyaan…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh megi | 17 Juli 2012 | Balas

    • percuma..mereka punya alibi yang yang tepat….(yang di cari kan bukan hanya satu….) pasti gitu jawabannya sembari tiduran di atas tumpukan map arsip…kecuali di selipin uang 10.000.- pasti di dahulukan…memalukan ya bos

      Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas

  13. Katanya Samsat Bandung Tengah, kenapa lokasinya deketan sama Samsat Bandung Timur ya? Malah lebih ke timur lagi dari Samsat Bandung Timur

    m(~_~)m

    Komentar oleh Bravo | 7 Oktober 2012 | Balas

    • Perencanaan yang memang kurang matang dari segala aspek…..

      Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas

  14. WADUH……………….PELAYAN MASYARAKAT DI KITA TUH MEMANG BELUM SEMPURNA…SEMUANYA SERBA PAKE DUIT DASARRRRRRRRRRRRR BRENGSEK…TUH OKNUM

    Komentar oleh EDI RISWANA | 10 November 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: